Oleh: 10001Tips.com
Vitamin memang bukanlah pil ajaib, namun ilmuwan baru-baru ini menemukan bahwa terapi multi-vitamin dan mineral dapat meningkatkan respon kekebalan kepada orang tua berusia lanjut. Vitamin telah dapat memperpanjang usia mereka dengan cara memangkas penyakit hingga 50%.
Ternyata, lebih dari 40 persen pria dan wanita lanjut usia menderita beberapa jenis kekurangan vitamin dan mineral. Kekurangan ini dapat melemahkan sistem kekebalan dan meningkatkan risiko penyakit ringan dan berat. Hanya 25 persen orang tua yang memiliki respons kekebalan sekuat dan sehat seperti orang yang lebih muda.
Sebuah tim peneliti dari Memorial University of Newfoundland meminta 96 sukarelawan (semuanya berusia di atas 65 tahun) untuk menguji efek suplemen vitamin dan mineral pada respons kekebalan. Kelompok tersebut secara acak dibagi menjadi dua kelompok kecil. Kelompok satu menerima plasebo harian (pil palsu). Kelompok dua menerima suplemen harian yang mengandung beberapa vitamin dan mineral berbeda. Setiap relawan meminum pil yang diberikan sekali sehari selama 12 bulan.
Hasil penelitian itu luar biasa. Para relawan yang menggunakan plasebo tidak mengalami peningkatan "komponen kekebalan" dalam darah mereka. Tetapi, para relawan yang mengonsumsi suplemen vitamin-mineral menikmati peningkatan jumlah komponen kekebalan ini. Mereka yang menderita kekurangan vitamin pada awal penelitian menikmati perbaikan status gizinya jika mereka menerima pil suplemen. Dan, yang paling signifikan, relawan dalam kelompok suplemen menikmati penurunan 50 persen dalam jumlah penyakit terkait infeksi dibandingkan dengan kelompok plasebo. Sungguh sebuah temuan yang mencengangkan.
Para peneliti menekankan bahwa suplemen yang digunakan dalam penelitian tersebut tidak mengandung vitamin atau mineral dalam jumlah besar. Beberapa suplemen mengandung sebanyak 30 kali RDA atau Recommended Dietary Allowance. Tetapi jumlah vitamin dan mineral dalam suplemen mendekati tunjangan harian yang direkomendasikan untuk masing-masing nutrisi.
Mengonsumsi vitamin dan mineral dalam dosis besar sebenarnya dapat merusak respons imun. Dengan kata lain, terlalu banyak nutrisi bisa sama buruknya dengan mendapatkan terlalu sedikit nutrisi.
Semoga menginspirasi untuk selalu mengkonsumsi vitamin dan mineral, terutama yang alami.

Comments
Post a Comment